Friday
6/12/19

JSMR : Tahun depan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan melanjutkan sejumlah ekspansi yang dilakukan di tahun ini.Untuk itu, perusahaan ini telah menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar Rp 30 triliun-Rp 35 triliun. Jumlah tersebut termasuk kebutuhan dana untuk pembayaran proyek Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Elevated II sebesar Rp 15 triliun.

DILD: PT Intiland Development Tbk (DILD) melepas saham PT Surabaya Jasa Medika (SJM) dan juga hak atas piutang yang dimiliki oleh anak usahanya yang bernama PT Grande Familiy View (GFV)Archied Noto Pradono Direktur DILD mengatakan sebanyak 60.000 saham SJM atau sebesar 50% saham yang dimiliki oleh GFV telah dilepas kepada PT Istana Mobil Surabaya Indah (IMSI) pada tanggal 3 Desember 2019 lalu dengan total nilai sebesar Rp636 miliar.

PTBA: PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyatakan telah melakukan pengalihan saham treasuri (saham hasil buy back) alias menjual kepada para pembeli yakni BNI Sekuritas dan Danareksa Sekuritas. Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam (PTBA) Suherman dalam suratnya yang disampaikan ke BEI Kamis (5/12) menjelaskan, pengalihan saham treasuri dilakukan pada 4 Desember 2019 dan perseroan telah berhasil mengalihkan kembali saham treasuri perseroan sebanyak 96.093.700 lembar saham dengan nilai Rp240,234 miliar seharga Rp2.500 per saham.

IATA: PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) akan segera mencatatkan saham baru dalam rangka penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Dalam aksi korporasi yang kerap disebut dengan private placement ini, IATA menerbitkan saham baru sebanyak 718,15 juta saham. A Wishnu Handoyono, Managing Director IATA mengatakan, harga pelaksanaan penambahan modal tanpa HMETD ini sebesar Rp 50 per saham. Harga ini sama dengan harga IATA di pasar sekunder pada Kamis (5/12) di Rp 50 per saham.

Thursday
5/12/19

GIAA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia periode 2005-2014 Emirsyah Satar (ESA), tersangka kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia. “Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap ESA sebagai tersangka kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu. Selain Emirsyah, KPK telah menetapkan tersangka terhadap mantan Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd Soetikno Soedarjo (SS) dan mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 2007-2012 Hadinoto Soedigno (HDS).

JSMR: PT Jasa Marga (Persero) Tbk, resmi menandatangani kesepakatan bersama penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) dengan Polda Metro Jaya, di Kantor Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Selasa (3/12/2019). Kepala BPJT Danang Parikesit, menjelaskan adanya kesepakatan ini bertujuan meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban serta penegakan hukum lalu lintas, khususnya pada ruas-ruas jalan tol. Yusuf mengklaim jumlah penurunan pelanggaran mencapai 27 persen untuk wilayah DKI Jakarta. Hasil tersebut diperoleh berdasarkan data evaluasi dari kepolisian.

PPRE: PT PP Presisi Tbk umumkan akuisisi PT Widya Perkasa Bahari. Adapun perusahaan tersebut bergerak di soil improvement dan pondasi. Berdasarkan pengumuman di Harian Kontan, Sabtu, 30 November 2019 PT PP Presisi Tbk resmi mengumumkan akan mengambil alih PT Widya Perkasa Bahari. Adapun pengambilalihan tersebut dengan akuisisi saham mayoritas. Sayangnya, Bambang Suyitno, Investor Relation PP Presisi masih enggan memaparkan lebih lanjut terkait aksi tersebut. Walaupun belum terjadi, pihaknya optimis nantinya dapat mendongkrak kinerja. Adapun hingga saat ini pihaknya masih mengejar target kontrak Rp 5,8 triliun. Berdasarkan catatan kontan.co.id , hingga kuartal III pihaknya mencatatkan kontrak Rp 2,9 miliar.

PGAS: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani nota kesepahaman dengan MITSUI & CO. Ltd, dalam rangka pengembangan bisnis dan infrastruktur gas bumi dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi. “PGN dapat berkontribusi dengan menyokong sektor industri energi MITSUI melalui gas bumi yang efektif , efisien dan ramah lingkungan. Kerjasama ini bisa menjadi peluang bagi PGN untuk meningkatkan performa sebagai Subholding Gas dalam menghadapi kemajuan teknologi. PGN juga bermaksud untuk memperluas infrastruktur, teknologi komunikasi dan informasi bisnis gas bumi,” ungkap Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso, dalam keterangan seperti dikutip Rabu.

TNCA: PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA), pengusung layanan logistik dan kurir Garuda Express Delivery (GED) melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (4/12). Agendanya meminta persetujuan penambahan modal, pembelian saham perusahaan asuransi, dan perubahan susunan direksi.TNCA akan mengakuisisi PT Asuransi Staco Mandiri senilai Rp 85,23 miliar. TNCA juga meningkatkan penyertaan modal dalam PT Asuransi Staco Mandiri hingga Rp 126,8 miliar. Adapun langkah penambahan modal TNCA dilakukan dengan penerbitan saham baru lewat skema hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue. TNCA akan melepas 632,46 juta saham baru dengan target dana Rp 217,56 miliar.

Wednesday
4/12/19

PGAS: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menandatangani nota kesepahaman dengan Mitsui&Co. Ltd untuk kerjasama dalam rangka pengembangan bisnis dan infrastruktur gas bumi dengan pemanfaataan teknologi komunikasi dan informasi. Dengan kerjasama ini, PGAS dapat mengembangkan infrastruktur gas serta bisnis teknologi informasi dan komunikasi bersama Mitsui. Aplikasi ini memberikan berbagai informasi tentang PGAS, mulai produk dan layanan PGAS, cara berlangganan, manfaat menggunakan gas alam hingga tips-tips keamanan pemakaian gas seperti mendeteksi serta mitigasi kebocoran gas.

TLKM: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) akan menjalankan strategi pricing atau harga secara rasional sebagai bagian dalam melanjutkan bisnis. Direktur Keuangan Telkom Harry M Zen menuturkan, pada segmen seluler, pembangunan jaringan secara berkesinambungan hingga ke pelosok nusantara telah menghasilkan jumlah pelanggan 171 juta dengan 112 juta di antaranya merupakan pengguna layanan mobile broadband. Pendapatan dari mobile broadband sendiri pada sembilan bulan pertama 2019 tumbuh 28,4% dibandingkan September 2018 menjadi Rp 9,1 triliun, pertumbuhan ini didorong lonjakan di trafik layanan sebesar 55,2%.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika dan L.Agence De Gestion Du Patrimoine Bati De L.Etat (AGPBE) menandatangani kontrak tahap 1 Goree Tower Project di Senegal. AGPBE diwakili oleh Direktur Operasi Yaya Abdoul Kane dan WIKA diwakili oleh Direktur Operasi III yang membawahi Divisi Luar Negeri Destiawan Soewardjono. Turut hadir menyaksikan antara lain Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menteri Bappenas Senegal Dr. Cheikh Kante.

TOWR: Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) telah menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Bank HSBC Indonesia pada 29 November 2019. Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, Protelindo meraih fasilitas pinjaman sebesar Rp650 miliar untuk membiayai pendanaan umum dengan jangka waktu 3 tahun sejak tanggal penandatanganan.

JSMR : PT Jasa Marga Tbk (JSMR) kembali menggandeng Mandiri Manajemen Investasi (MMI) untuk menerbitkan produk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra).Pada penerbitan Dinfra yang kedua ini, Jasa Marga menargetkan dapat menghimpun dana senilai Rp 500 miliar. Dalam penerbitan Dinfra ini, nantinya investor akan memiliki underlying aset berupa ruas tol Semarang-Solo. Dijelaskan bahwa skema aset dasar nanti mayoritas berupa ekuitas.

Tuesday
3/12/19

BNLI: PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau PermataBank menjalin kerja sama dengan Kredivo, platform kredit digital untuk nasabah ritel di Indonesia. Melalui kerja sama ini, PermataBank menyalurkan kredit sebesar Rp1 triliun ke nasabah Kredivo di Indonesia. Penyaluran lini kredit ini merupakan salah satu kolaborasi channeling terbesar yang pernah dilakukan oleh bank nasional melalui entitas fintech hingga saat ini. Lebih lanjut, kolaborasi ini menandai pencapaian penting untuk kedua perusahaan yang harapannya bisa mendukung laju bisnis di masa-masa mendatang.

PTPP: PEFINDO menegaskan peringkat “idA ” untuk Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2015 PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) senilai Rp300,0 miliar yang akan jatuh tempo pada tanggal 24 Februari 2020. Menurut keterangan yang diperoleh Senin, Perusahaan berencana menggunakan sebagian dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2019 senilai Rp1.250,0 miliar untuk membayar obligasi yang akan jatuh tempo. Sebagai tambahan, PTPP memiliki kas dan setara kas senilai Rp4,4 triliun per 30 September 2019.

EXCL: PT XL Axiata Tbk (EXCL) belum dapat memberikan informasi lebih lanjut terkait proses penjualan sebagian menara telekomunikasinya, yakni sekitar 3.200 unit-3.300 unit dari 4.500 menara telekomunikasi yang masih dioperasikan. Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih menjelaskan jika proses tender masih berjalan, sehingga pihaknya belum mengetahui dana yang akan didapatkan karena akan tergantung dari hasil valuasi pasar.

RICY: PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) membukukan penurunan pendapatan bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Namun dari segi bottomline, perseroan mampu meraup kenaikan beberapa kali lipat.Mengulik laporan keuangannya sampai kuartal III 2019 penjualan RICY mencapai Rp 1,35 triliun atau turun 10,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,51 triliun. Sedangkan harga pokok penjualan perusahaan turut turun 11% year on year (yoy) menjadi Rp 1,12 triliun di triwulan ketiga tahun ini.Sehingga laba kotor RICY tercatat bertumbuh 3,4% dari Rp 245,69 miliar di kuartal III 2018 menjadi Rp 237,27 miliar di kuartal III 2019. Sementara itu perseroan terbantu dengan selisih kurs yang didapatkan bernilai positif sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini Rp 2,58 miliar.

TOWR : PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui anak usahanya, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), menyelesaikan pembelian 1.000 menara telekomunikasi dari PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 1,95 triliun. Tahun depan, Sarana Menara yang dikendalikan oleh Grup Djarum ini bakal kian ekspansif.

Monday
2/12/19

BRPT: Perusahaan dibidang industri Petrokimia dan perhutanan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyampaikan, pendanaan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa 9 dan 10 telah memasuki tahap finalisasi. Direktur Barito Pacific David Kosasih mengatakan, skema proyek berkapasitas 2×1.000 megawatt (MW) berasal dari pendanaan bank pinjaman sindikasi sebesar 75 persen dan ekuitas perusahaan sebesar 25 persen. “Sementara sisanya didanai dengan modal yang dikontribusi dari dua pemegang saham, yakni kami dan PLN,” ujarnya seperti diberitakan Jumat (29/11). Adapun dana investasi proyek PLTU tersebut, kata David, mencapai sebesar USD 3,3 miliar dari kas internal perusahaan. “Kalau dari sisi Barito sudah fully funded,” ucapnya.

WIKA : Emiten konstruksi pelat merah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. menyiapkan belanja modal sekitar Rp16 triliun untuk tahun depan.Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana mengatakan capital expenditure atau capex tersebut akan digunakan untuk investasi yang bertujuan meningkatkan pendapatan berulang (recurring income) perseroan.

PPRO:PT PP Properti Tbk proyeksikan pendapatan tahun depan akan alami penurunan. Hal tersebut akibat penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 72. Indaryanto, Direktur PP Properti menjelaskan proyeksi penurunan tersebut lantaran dari segmen apartemen pihaknya hanya bisa mengakui pendapatan dari 8 proyek saja. Sedangkan sebelumnya pihaknya dapat mengakui pendapatan dari 23 proyek yang sedang berjalan.

DEAL: PT Dewata Freight International Tbk (DEAL) bakal menggarap enam proyek anyar pada tahun 2020. Proyek ini meliputi untuk pengembangan pusat logistik Berikat di Jawa Barat, kemudian proyek pengembangan angkutan barang di wilayah Srengsem Provinsi Sumatera Selatan, dan Pembangunan pembangkit listrik mesin gas dengan kapasitas 10 MW di LNG Plant Sidoarjo, Jawa Timur. Kemudian ada proyek development of logistics information technology (IT) and internet of things ecosystem untuk mendukung ekosistem logistik Indonesia, selanjutnya ada juga kontrak pengangkutan hasil tambang di Loa Kulu Samarinda, Kalimantan Timur.“Ada juga proyek pengangkutan fast moving consumer goods di wilayah Jabodetabek,” ujar Direktur Utama DEAL Bimada saat Paparan Publik DEAL, Jumat (29/11).

Friday
29/11/19

IMPC: PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) pada 26 November 2019 telah menandatangani Akta Perjanjian Kredit Nomor 98 yang dibuat dihadapan Satria Amiputra, notaris di Jakarta dengan PT Bank Central Asia Tbk. Menurut keterangan yang diperoleh Kamis disebutkan, perseroan meraih fasilitas installment loan dengan jumlah pagu kredit tidak melebihi Rp400 miliar.Adapun jangka waktu selama 5 tahun sejak tanggal realisasi. Fasilitas tersebut akan digunakan untuk pembayaran (replacement) Obligasi Seri A yang akan jatuh tempo pada 2 Desember 2019.

LPKR: PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”) dan SoftBank Corp. (“SoftBank”), Jepang, hari Kamis ini, mengumumkan aliansi strategis untuk bekerja sama dalam pengembangan dan penyebaran solusi ekosistem berbasis .Artificial Intelligence. (AI) dan “Internet of Things” (IoT) di bidang real estate dan mobilitas di Indonesia. Lippo Village di Karawaci merupakan lokasi prioritas untuk proyek ini dengan rencana untuk mengembangkan “Lippo Village sebagai pusat aplikasi teknologi & penelitian di Asia Tenggara”.

OPMS: PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 37,2% hingga periode 30 September 2019 menjadi Rp2,70 miliar dibandingkan laba bersih Rp1,97 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penjualan bersih turun menjadi Rp70,72 miliar dari penjualan bersih Rp71,97 miliar dan beban pokok turun lebih dalam menjadi Rp62,84 miliar dari Rp67,98 miliar.

ETWA: PT Eterindo Wahanatama Tbk bercita-cita memperbaiki kinerja bottom line yang tercatat rugi sejak tahun 2014 silam. Selain memacu bisnis biodiesel, mereka berencana melepas aset perkebunan.Tahun 2020 nanti, Eterindo menargetkan ekspor biodiesel sebanyak 120.000 metrik ton (mt) per tahun atau 10.000 mt per bulan. Kapasitas produksi perusahaan berkode saham ETWA di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu mencapai 140.000 mt per tahun.

Thursday
28/11/19

BKSW: Fitch Ratings Indonesia telah memberikan peringkat Nasional Jangka Panjang untuk obligasi senior PT Bank QNB Indonesia Tbk (AAA(idn)/Stable) sejumlah IDR452 miliar di bawah Tahap kedua dalam Obligasi Berkelanjutan pertama. Obligasi tersebut memiliki jangka waktu sampai dengan 370 hari dan hasil dari obligasi akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bank. Fitch juga telah memberikan peringkat untuk Obligasi Berkelanjutan sejumlah IDR 1 triliun di ‘AAA(idn)’ dan mempublikasikan peringkat hutang senior bank di ‘AAA(idn)’.

ITMA: PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) memastikan telah memperoleh dana dari penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue sebesar Rp 143 miliar. Dana rights issue tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan usaha di tahun 2020 nanti. Sekadar informasi, Oktober 2019 lalu ITMA melakukan rights issue dengan harga pelaksanaan Rp 750 per saham dan nominal saham baru sebesar Rp 50 per saham. Direktur Utama ITMA Rocky Oktanso Sugih mengatakan, pihaknya mencoba mencari peluang bisnis baru dengan cara akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur tambang atau energi.

BBNI: Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk Achmad Baiquni menyatakan kemungkinan besar perseroan tidak melanjutkan rencana kerja sama dengan perusahaan pembayaran elektronik raksasa asal China, Wechat Pay dan juga Alipay. Usai rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, Baiquni mengatakan perseroan saat ini ingin berfokus untuk mengembangkan perusahaan konsolidasi antara BUMN yang juga bergerak di sektor yang sama yakni LinkAja.

INPS: Perusahaan penyedia layanan distribusi logistik, PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) akan melakukan pemecahan nominal saham (stock split) dengan rasio 1:10. Mengutip keterangan resminya, pada Rabu (27/11), selanjutnya perseroan akan meminta persetujuan para pemegang sahamnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 19 Desember 2019 mendatang. Sebagai informasi, saham perseroan pada penutupan perdagangan Selasa kemarin berada di level Rp6.400 per lembar saham.

ANTM: PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan segera mengoperasikan tambang emas terbarunya. Tambang tersebut adalah Tambang Ciarinem yang terletak di Kaki Gunung Salak, Jawa Barat. Direktur Utama ANTM Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, Antam akan melakukan uji coba dan produksi pada awal 2020. Adapun uji coba di tambang tersebut berupa uji coba untuk mengambil ore. Hal itu dikatakan Arie saat ditemui di sela-sela Annual Report Award (ARA) 2018 beberapa waktu silam.

Wednesday
27/11/19

MDKI: Perusahaan dibidang industri kalsium karbid, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) hingga kuartal III tahun ini mencatat total volume penjualan Kalsium Karbida sebesar 16.688 ton. Direktur Utama Emdeki Utama, Hiskak Secakusuma mengatakan, hingga akhir tahun ini diproyeksikan mencapai 20.246 ton, turun 24 persen dari penjualan tahun 2018.

BSDE: Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengantongi pendapatan Rp5,23 triliun sepanjang kuartal III tahun ini. Angka tersebut meningkat 9,18 persen secara tahunan (yoy) dari posisi kuartal III-2018 yang sebesar Rp 4,79 triliun. Mengutip laporan keuangannya pada Selasa (26/11), kenaikan pendapatan terutama didorong oleh naiknya penjualan tanah dan bangunan dari Rp 3,13 triliun menjadi Rp 3,75 triliun atau naik 19,81 persen yoy. Serta pendapatan sewa yang naik 9,13 persen yoy dari Rp 729,72 miliar menjadi Rp 796,36 miliar.

MPRO: Perusahaan properti, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) membeli tanah berstatus girik di daerah Maja, Lebak, Banten. Tanah seluas 318 hektare tersebut akan digunakan untuk pembangunan kawasan hunian. Mengutip keterangannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan lahan yang di Maja merupakan salah satu proyek jangka panjang perusahaan. Perseroan telah melunasi tanah seluas 318 hektare.

ASII: PT Astra Internasional Tbk (ASII) melalui anak usahanya PT Astra Infra bakal menjadi pemilik resmi tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Hal tersebut akan terjadi setelah Astra merampungkan proses akuisisi konsesi tol Cipali dari perusahaan asal Malaysia Khazanah Nasional Berhad. Astra Infra akan menambah porsi kepemilikan sahamnya di tol Cipali sebesar 10%, apabila semua kondisi atau persyaratan kesepakatan telah terpenuhi, perseroan akan memiliki saham tol Cipali sebesar 55%.

Tuesday
26/11/19

URBN: Pengembang properti penyedia hunian berkonsep Transit Oriented Development (TOD), PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) tengah fokus untuk memulai proses akuisisi atas sebuah perusahaan properti yang memiliki proyek di tengah Jakarta. Presiden Direktur URBN, Paulus Nurwadono mengatakan, perusahaan properti yang akan diakuisisi berada di sekitar Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan atau berdekatan dengan stasiun Light Rail Transit (LRT).

PSAB: PT J Resources Tbk (PSAB) menyampaikan, salah satu anggota direksi yakni William Surnata telah mengundurkan diri dari jabatannya. Mengutip keterangan resminya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (25/11), surat pengunduran tersebut telah dilakukan sejak 20 November 2019 lalu. Sebagai informasi, William Surnata menjabat sebagai Direktur Perusahaan Sejak Desember 2011 dan Direktur PT J Resources Nusantara sejak November 2011.

NFCX: PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) berniat meminta persetujuan kepada pemegang sahamnya untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Menurut keterangan yang diperoleh Senin disebutkan, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 17 Desember 2019 mendatang di Kresna Tower Jakarta.

PTBA: PT Bukit Asam Tbk atau PTBA berhasil melakukan penandatanganan kontrak penjualan batu bara kalori tinggi sebesar 2 juta ton atau senilai kurang lebih Rp 2 Triliun untuk tahun 2020 mendatang ke pasar Taiwan yaitu Formosa Plastics Group (FPG). Sebagaimana diketahui, FPG adalah perusahaan petrochemical yang berbasis di Taiwan dan merupakan salah satu perusahaan petrochemical terbesar di dunia.

AKRA: PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) telah melakukan langkah-langkah persiapan pelunasan pokok obligasi I Tahun 2012 seri B sebesar Rp877 miliar. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan, obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 21 Desember 2019 dengan menggunakan dana dari fasilitas pinjaman bank (refinancing).

Monday
25/11/19

HRUM : Kinerja keuangan PT Harum Energy Tbk terbilang lesu hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.Pencapaian itu lantaran Harum Energy terpukul tren penurunan harga komoditas batubara.Meski tertekan, emiten berkode saham HRUM di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini terus berupaya mencari cara agar kinerja keuangan dan operasional mereka bisa membaik.

CPIN: PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk (CPIN) melakukan pengiriman griller hingga pakan ternak ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan Jepang dengan total nilai ekspor sebesar Rp 2,51 miliar pada hari, Minggu (24/11). Charoen akan menjual 58.767 kilogram (kg) griller senilai Rp 2,26 miliar dan 200.000 kg pekan ternak ke Timor Leste. Kemudian, sekitar Rp 239,05 juta sisanya berasal dari ekspor makanan olahan sebanyak 6.000 kg ke Jepang. Adapun jumlah ekspor ke kedua negara tersebut setara dengan 16 kontainer apabila ditotal.

ENVY: PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Asean Cooperative Organization (ACO) dan MyAngkasa di Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (22/11).Dato Sri Mohd Sopiyan Mohd Rashdi, Chief Executive Officer of PT Envy Technologies Indonesia mengatakan, perjanjian usaha bersama tersebut bertujuan untuk membuka peluang dan ruang untuk gerakan koperasi di ASEAN. “ENVY sebagai perusahaan jasa teknologi informasi dalam hal ini berperan untuk merancang dan mengembangkan e-commerce platform bernama Unity dan sistem pembayaran pinjaman pekerja Malaysia, bagi para anggota ACO dan MyAngkasa.”kata Dato Sri Mohd Sopiyan dalam siaran persnya, Jumat (22/11)

MAIN: PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) memperkirakan akhir tahun 2019 nanti bisa kembali mencatatkan pertumbuhan penjualan bersih dobel digit. Kembali naiknya harga jual anak ayam dan itik usia sehari atau day old chicken (DOC) dan ayam pedaging menjadi dasar pertimbangan mereka. Sejalan dengan itu, Malindo juga memproyeksikan pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih tahun ini. “Untuk net profit kami optimistis akan bertumbuh walaupun angkanya tidak sebesar pertumbuhan angka penjualan,” kata Andre A. Hendjan, Sekretaris Perusahaan PT Malindo Feedmill Tbk kepada KONTAN, Kamis (21/11) pekan lalu.

Friday
22/11/19

ADHI: Hingga Bulan Oktober 2019, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp8,4 triliun (di luar pajak). Realisasi perolehan kontrak baru di bulan Oktober 2019 didominasi oleh Pembangunan Mix-Used Rajawali Palembang (Rp335,0 miliar) dan Flyover di daerah Cakung, Jakarta (Rp237,4 miliar). Menurut keterangan Kamis disebutkan, Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada Oktober 2019, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 80,9%, Properti sebesar 18,5% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

SMMA: PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mengumumkan telah melakukan pembelian saham PT Bima Multi Finance pada 20 November 2019 yang berkedudukan di Jakarta Pusat. Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Kamis, jumlah saham yang dibeli sebanyak 53.125.657 lembar saham atau senilai Rp111.751.254.841.

BNGA: PEFINDO menegaskan peringkat “idAAA” untuk PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank CIMB Niaga) dan obligasi Obligasi Berkelanjutan II/2016 yang masih beredar. Menurut keterangan yang diperoleh Kamis, pada saat yang sama PEFINDO juga menegaskan peringkat “idAAA(sy)” untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I/2018 dan peringkat .idAA. untuk Obligasi Subordinasi III/2018. PEFINDO juga memberikan peringkat “idAAA” untuk Obligasi Berkelanjutan III/2019 dengan jumlah sebesar-besarnya Rp6 triliun dan “idAA” untuk Obligasi Subordinasi I/2019 dengan jumlah sebesar-besarnya Rp2 triliun.

PGAS: PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk berhasil menyelesaikan pembangunan jaringan gas rumah tangga di Kota Pelabuhan Dumai, Provinsi Riau, setelah menjalani serangkaian pembangunan sejak Mei 2019. SVP Strategic Stakeholder Management PT PGN Tbk, Santiaji Gunawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Pekanbaru, Rabu mengatakan dengan selesainya pembangunan Jargas tersebut, sebanyak 4.734 rumah tangga dapat menikmati layanan gas yang aman dan efisien.

MGRO: PT Mahkota Group Tbk. (MGRO) melalui entitas anak usahanya PT Berlian Inti Mekar telah merampungkan proses akuisisi pabrik kelapa sawit milik PT Mahkota Andalan Sawit di Palembang dengan nilai Rp120 miliar. Usli Sarsi, Presiden Direktur Mahkota Group, mengatakan proses akuisisi pabrik kelapa sawit berkapasitas 45 ton per jam ini secara resmi terjadi dengan ditandatanganinya perjanjian jual-beli pada 8 November 2019.